• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Wednesday, October 7, 2026
BERBAGI INFO NASIONAL
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Heboh! Oknum ASN Soppeng Diduga Jual Tanah Bermasalah, Uang Pembeli Rp50 Juta Tak Kunjung Dikembalikan

admin001 by admin001
September 24, 2026
in Daerah
0
Heboh! Oknum ASN Soppeng Diduga Jual Tanah Bermasalah, Uang Pembeli Rp50 Juta Tak Kunjung Dikembalikan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsAppShare on Fb

BINews.id, SOPPENG, SULAWESI SELATAN — Dugaan persoalan jual beli tanah kavling menyeret seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial UN, yang disebut bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng pada bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).

Persoalan tersebut mencuat setelah seorang pembeli berinisial DD mengaku belum menerima kembali uang sebesar Rp50 juta yang telah diserahkannya sebagai uang muka pembelian empat kavling tanah di kawasan Jalan Nene Urang, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.

READ ALSO

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi

Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran

Menurut keterangan DD, tanah tersebut ditawarkan dengan harga Rp25 juta per kavling. Untuk empat kavling, nilai keseluruhan transaksi mencapai Rp100 juta. Dalam kesepakatan awal, DD menyerahkan uang muka Rp50 juta, sedangkan pelunasan disebut akan dilakukan setelah sertifikat tanah diterbitkan.

Namun, proses penerbitan sertifikat kemudian disebut mengalami kendala.

DD mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, lokasi tanah tersebut berada di kawasan penghijauan atau hutan kota sehingga sertifikat atas tanah tersebut disebut tidak dapat diterbitkan.

Sertifikat Bermasalah, Pembeli Minta Uang Dikembalikan

Merasa dirugikan, DD kemudian meminta agar uang muka Rp50 juta yang telah diserahkan kepada UN dikembalikan.

DD mengaku UN sempat menyampaikan bahwa uang tersebut akan dikembalikan setelah tanah yang sebelumnya dibeli DD berhasil dijual kembali kepada pihak lain.

«“Saya akan kembalikan uangnya kalau tanah itu sudah terjual kembali,” ujar DD menirukan pernyataan UN.»

Persoalan kembali mencuat ketika DD mengaku mengetahui bahwa tanah tersebut kemudian telah ditawarkan atau dijual kembali kepada pihak lain.

Namun, menurut DD, meski tanah disebut telah dijual kembali, uang Rp50 juta yang menjadi haknya hingga kini belum dikembalikan.

DD juga mengaku mengalami kesulitan menghubungi UN untuk memperoleh kepastian mengenai pengembalian dana tersebut.

Tanah Disebut Dijual Kembali kepada Pihak Lain

DD turut menyebut adanya informasi dari pihak yang disebut berkaitan dengan Pertanahan Soppeng mengenai tanah yang sebelumnya menjadi objek transaksi tersebut.

Menurut DD, pihak berinisial AS, yang disebut berasal dari Pertanahan Soppeng, mengakui bahwa tanah tersebut telah dijual kembali oleh UN kepada pihak lain meskipun belum memiliki sertifikat.

Informasi tersebut menjadi salah satu alasan DD meminta kejelasan mengenai status tanah, legalitas transaksi, serta dasar kewenangan pihak yang melakukan penjualan.

DD mengaku merasa dirugikan dan mempertanyakan apakah transaksi tersebut telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga menduga terdapat unsur penipuan atau penggelapan dalam persoalan tersebut. Namun, dugaan tersebut masih merupakan versi DD dan belum menjadi kesimpulan hukum.

Status Kawasan Penghijauan Jadi Sorotan

Selain persoalan uang muka, status tanah juga menjadi perhatian.

DD mempertanyakan kebenaran informasi bahwa lokasi tanah masuk dalam kawasan penghijauan atau hutan kota. Jika benar, menurutnya, perlu ada penjelasan resmi dari instansi berwenang mengenai status, batas kawasan, peruntukan, serta dasar hukum penguasaan dan pemanfaatan lahan tersebut.

Kejelasan mengenai status tanah dinilai penting agar tidak kembali terjadi transaksi yang berpotensi merugikan masyarakat.

UN Belum Berikan Tanggapan

Media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada UN melalui sambungan telepon dan pesan singkat terkait persoalan tersebut.

Namun, hingga berita ini disusun, UN belum memberikan tanggapan atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan.

Media juga masih membuka ruang bagi UN maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan secara utuh mengenai duduk perkara transaksi tanah tersebut.

DD berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara baik dan uang sebesar Rp50 juta yang telah diserahkannya dapat dikembalikan.

Ia juga berharap instansi terkait dapat memberikan kepastian mengenai status dan legalitas tanah yang menjadi objek transaksi.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan penipuan maupun penggelapan tersebut belum merupakan kesimpulan hukum dan masih berdasarkan keterangan DD. Kepastian mengenai status tanah, legalitas transaksi, serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum menjadi kewenangan aparat dan instansi yang berwenang untuk memeriksanya.

 

(Red-Tim)

Tags: Heboh ! PNS jadi Mafia tanah

Related Posts

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi
Daerah

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi

October 7, 2026
Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran
Daerah

Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran

October 7, 2026
Pemprov Banten Siapkan Strategi 2027, Kemiskinan Ditekan Lewat SDM Unggul dan Infrastruktur Merata
Daerah

Pemprov Banten Siapkan Strategi 2027, Kemiskinan Ditekan Lewat SDM Unggul dan Infrastruktur Merata

October 6, 2026
Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik Jadi 71,88, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif
Daerah

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik Jadi 71,88, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

October 6, 2026
Update Survei : Gerindra 17,3 Persen, PSI Raih 4,3 Persen di Atas Demokrat
Daerah

Update Survei : Gerindra 17,3 Persen, PSI Raih 4,3 Persen di Atas Demokrat

October 6, 2026
Keluarga besar Ormas Perpam DPD Lebak Selatan Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81
Daerah

Keluarga besar Ormas Perpam DPD Lebak Selatan Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81

October 6, 2026
Next Post
PERPAM DPD Lebak Selatan Prihatin Nasib Penambang Emas dan Batubara, Desak Pemerintah Cari Solusi

PERPAM DPD Lebak Selatan Prihatin Nasib Penambang Emas dan Batubara, Desak Pemerintah Cari Solusi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Forum PPPK PW Pandeglang Bersama PPPK Se-Indonesia Perjuangkan Kepastian Status PPPK Penuh Waktu

Forum PPPK PW Pandeglang Bersama PPPK Se-Indonesia Perjuangkan Kepastian Status PPPK Penuh Waktu

August 24, 2026
Pererat Sinergitas Yonif TP 840/GS dan Brimob Polda Banten Batalyon C Panggarangan Gelar Olah Raga Bersama

Pererat Sinergitas Yonif TP 840/GS dan Brimob Polda Banten Batalyon C Panggarangan Gelar Olah Raga Bersama

June 19, 2026
Ucapan Syukur pemuda Atas kemenangan, Muhammad Salahuddin Menjadi Kepala Desa darmasari PAW tahun 2026

Ucapan Syukur pemuda Atas kemenangan, Muhammad Salahuddin Menjadi Kepala Desa darmasari PAW tahun 2026

May 19, 2026
Puluhan Kepala Sekolah di Kecamatan Cilograng Masuki Masa Purna Bakti, Dedikasi Puluhan Tahun Tinggalkan Jejak Pengabdian

Puluhan Kepala Sekolah di Kecamatan Cilograng Masuki Masa Purna Bakti, Dedikasi Puluhan Tahun Tinggalkan Jejak Pengabdian

May 16, 2026
Warga Antusias Berikan Dukungan dan Bantuan Logistik, Rencana Aksi Demo Warga Desa Patia

Warga Antusias Berikan Dukungan dan Bantuan Logistik, Rencana Aksi Demo Warga Desa Patia

May 15, 2026

EDITOR'S PICK

What Your Legs Could Be Telling You About Your Heart Health

March 8, 2026
Penutupan Dikmata Inf TNI AD Gel I TA 2026: Pengabdian Prajurit Muda Untuk Bangsa dan Negara

Penutupan Dikmata Inf TNI AD Gel I TA 2026: Pengabdian Prajurit Muda Untuk Bangsa dan Negara

May 23, 2026
Hadapi Gempa Flores, Polda NTT Kerahkan 845 Personel ke Wilayah Terdampak

Hadapi Gempa Flores, Polda NTT Kerahkan 845 Personel ke Wilayah Terdampak

August 15, 2026
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Mulai Pembuatan Tugu Prasasti

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Mulai Pembuatan Tugu Prasasti

May 17, 2026
BERBAGI INFO NASIONAL

© 2026 Berbagi Info Nasional | Website by Did-IT Digital Solution

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga

© 2026 Berbagi Info Nasional | Website by Did-IT Digital Solution

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In