• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Thursday, October 8, 2026
BERBAGI INFO NASIONAL
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

BCW Sentil Strategi Gempur BKC Ilegal: Jangan Sibuk Edukasi Warung, Bongkar Pemain Besar dan Jaringannya! 

admin001 by admin001
September 7, 2026
in Daerah
0
BCW Sentil Strategi Gempur BKC Ilegal: Jangan Sibuk Edukasi Warung, Bongkar Pemain Besar dan Jaringannya! 
0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsAppShare on Fb

BINews.id, JAKARTA — Bea Cukai Watch (BCW) melontarkan kritik tajam terhadap strategi pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). BCW menilai negara jangan sampai terlalu fokus pada edukasi masyarakat dan pedagang kecil, sementara aktor utama di balik produksi dan distribusi BKC ilegal justru belum tersentuh secara maksimal.

Koordinator/Presidium BCW, Jimmy Endey, menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat memang penting sebagai langkah pencegahan. Namun, menurutnya, pendekatan tersebut tidak boleh menjadi wajah utama pemberantasan BKC ilegal.

READ ALSO

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi

Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran

Pernyataan itu disampaikan Jimmy di Jakarta, Minggu (6/9/2026), menanggapi pemberitaan mengenai program Bea Cukai dalam memberantas BKC ilegal melalui edukasi masyarakat serta peningkatan kapasitas aparat daerah.

Dalam kegiatan yang diberitakan pada 4 September 2026, Bea Cukai memberikan edukasi kepada pedagang eceran mengenai kewajiban pembayaran cukai, pelekatan pita cukai, cara mengenali rokok ilegal hingga ketentuan pidananya.

Namun bagi BCW, persoalan terbesar justru berada jauh di atas tingkat pedagang kecil.

“Masyarakat memang perlu diedukasi. Tetapi jangan sampai negara sibuk mengajari masyarakat membedakan rokok legal dan ilegal, sementara pertanyaan yang lebih besar tidak terjawab: siapa yang memproduksi barang ilegal itu, dari mana barangnya, siapa distributornya, siapa pemodalnya, bagaimana rantai pasoknya, dan mengapa barang tersebut bisa beredar luas sampai ke warung-warung?” tegas Jimmy.

Jangan Gempur Warung, Hulunya Harus Dibongkar

BCW mempertanyakan efektivitas pemberantasan BKC ilegal apabila operasi dan penindakan lebih banyak terlihat menyentuh pedagang serta pengecer, sementara jaringan produksi dan distribusi dalam skala lebih besar belum dibuka secara transparan kepada publik.

Menurut Jimmy, keberadaan rokok ilegal maupun BKC ilegal di warung hanyalah bagian paling akhir dari sebuah rantai panjang.

“Rokok ilegal tidak lahir di warung. Pita cukai palsu juga tidak dibuat oleh konsumen. Barang itu diproduksi, dikemas, diangkut dan didistribusikan melalui suatu jaringan. Maka yang harus dibongkar adalah rantainya, bukan berhenti pada pedagang kecil,” ujarnya.

BCW meminta DJBC membuka data penindakan berdasarkan level pelaku. Mulai dari pengecer, pengangkut, distributor, produsen, pemasok pita cukai palsu atau bekas, hingga pihak yang diduga menjadi pemodal maupun pengendali jaringan.

Menurut BCW, transparansi data tersebut penting agar publik dapat menilai apakah penegakan hukum benar-benar bergerak dari hilir menuju hulu.

BCW Soroti Pita Cukai ASPAL

Persoalan lain yang menjadi perhatian BCW adalah peredaran pita cukai palsu, bekas, salah peruntukan maupun salah personalisasi.

Jimmy menilai pemerintah tidak cukup hanya mengajarkan masyarakat bagaimana membedakan pita cukai asli dan ilegal.

“Kalau ditemukan pita cukai palsu atau ASPAL, pertanyaan BCW justru dimulai dari sana: siapa yang membuatnya, bagaimana teknologi pencetakannya, siapa yang memesan, bagaimana distribusinya dan siapa pengguna akhirnya?” katanya.

“Jangan hanya masyarakat diminta belajar melihat pita cukai dengan lampu ultraviolet, sementara jaringan yang menyediakan pita ilegalnya tidak dibongkar,” sambungnya.

Dalam kegiatan edukasi di Lampung yang menjadi bagian dari pemberitaan tersebut, petugas memperagakan kepada pedagang cara mengenali rokok ilegal secara kasat mata maupun menggunakan lampu ultraviolet.

Namun BCW berpandangan, setiap temuan pita cukai bermasalah seharusnya menjadi pintu masuk untuk melakukan investigasi lebih jauh terhadap seluruh rantai pasok.

Pengawasan Internal Jangan Jadi Wilayah Tabu

Selain meminta penindakan lebih serius terhadap produsen dan distributor, BCW juga mendorong DJBC memastikan pengawasan internal berjalan secara terbuka dan profesional.

Jimmy menegaskan bahwa BCW tidak menuduh adanya keterlibatan petugas tertentu tanpa bukti. Meski demikian, kemungkinan adanya pembiaran, kebocoran informasi maupun keterlibatan oknum, menurutnya, tidak boleh menjadi wilayah yang tabu untuk diperiksa apabila ditemukan indikasi.

“Kalau jaringan BKC ilegal dapat beroperasi lama, besar dan terorganisasi, wajar publik bertanya bagaimana fungsi pengawasannya berjalan. Kalau ada indikasi keterlibatan orang dalam, periksa. Kalau tidak ada, sampaikan datanya. Jangan ada wilayah yang kebal dari pengawasan,” tegasnya.

BCW menilai transparansi semakin penting karena persoalan integritas di lingkungan DJBC juga menjadi perhatian publik menyusul berbagai perkara hukum yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan Bea Cukai.

Jangan Jadikan Sosialisasi sebagai Ukuran Keberhasilan

BCW juga mengingatkan agar jumlah kegiatan sosialisasi, banyaknya warung yang didatangi maupun pemasangan stiker kampanye “Gempur Rokok Ilegal” tidak dijadikan ukuran utama keberhasilan program pemberantasan.

Menurut Jimmy, ukuran keberhasilan seharusnya dapat dilihat dari hasil konkret di lapangan.

“Keberhasilan pemberantasan bukan berapa banyak stiker ditempel atau berapa kali sosialisasi dilakukan. Ukurannya adalah apakah pasokan BKC ilegal berkurang, produsennya ditindak, distributornya dibongkar, penerimaan negara diamankan dan jaringan besarnya diputus,” katanya.

Karena itu, BCW meminta DJBC membuka data yang memungkinkan publik menilai efektivitas program Gempur Rokok Ilegal.

Data tersebut antara lain hasil penindakan berdasarkan jenis dan level pelaku, jumlah perkara yang masuk tahap penyidikan maupun proses hukum, nilai potensi penerimaan negara yang diamankan, serta perkembangan prevalensi BKC ilegal.

“Gempur Sampai Hulu, Jangan Hanya Ramai di Hilir”

BCW menegaskan bahwa edukasi masyarakat dan penegakan hukum bukanlah dua hal yang saling bertentangan.

Edukasi tetap diperlukan, tetapi menurut BCW harus ditempatkan sebagai bagian pendukung dari strategi penindakan yang kuat, terukur dan menyasar sumber persoalan.

“BCW mendukung edukasi. Tetapi jangan sampai kampanye edukasi lebih terlihat daripada pembongkaran jaringan. Negara mempunyai kewenangan, aparat, intelijen, data cukai dan instrumen penegakan hukum yang tidak dimiliki masyarakat,” ujar Jimmy.

BCW menyatakan akan terus mengawasi kebijakan pemberantasan BKC ilegal serta mendorong evaluasi berbasis data terhadap efektivitas pengawasan DJBC.

Pesan yang disampaikan Jimmy pun cukup tegas.

“Jangan hanya gempur warungnya. Gempur pabrik ilegalnya, distributornya, pemodalnya, jaringan pita cukainya dan siapa pun yang melindunginya. Kalau ada oknum aparat yang terbukti bermain, tindak juga. Baru istilah ‘Gempur BKC Ilegal’ mempunyai makna.”

Menurutnya, pendekatan tersebut penting agar pedagang kecil dan masyarakat tidak menjadi pihak yang paling mudah disentuh penegakan hukum, sementara aktor utama di balik peredaran BKC ilegal justru tetap dapat beroperasi.

“Jangan tajam di hilir tetapi tumpul di hulu. Edukasi masyarakat silakan jalan, tetapi penegakan hukum harus mengejar sumber masalahnya. BCW ingin melihat hasilnya, bukan sekadar kampanyenya,” tutup Jimmy Endey.

 

( Tim media)

Tags: Bea cukai

Related Posts

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi
Daerah

Aksi FMB di KP3B Soroti Flyover Unyur, Desak APH Usut Dugaan KKN dan Gagal Konstruksi

October 7, 2026
Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran
Daerah

Bhabinkamtibmas Sambangi Masyarakat Pelabuhan Kalibaru, Imbau Waspada Kamtibmas dan Bahaya Kebakaran

October 7, 2026
Pemprov Banten Siapkan Strategi 2027, Kemiskinan Ditekan Lewat SDM Unggul dan Infrastruktur Merata
Daerah

Pemprov Banten Siapkan Strategi 2027, Kemiskinan Ditekan Lewat SDM Unggul dan Infrastruktur Merata

October 6, 2026
Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik Jadi 71,88, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif
Daerah

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik Jadi 71,88, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

October 6, 2026
Update Survei : Gerindra 17,3 Persen, PSI Raih 4,3 Persen di Atas Demokrat
Daerah

Update Survei : Gerindra 17,3 Persen, PSI Raih 4,3 Persen di Atas Demokrat

October 6, 2026
Keluarga besar Ormas Perpam DPD Lebak Selatan Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81
Daerah

Keluarga besar Ormas Perpam DPD Lebak Selatan Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81

October 6, 2026
Next Post
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, Desa Karyawangi Bersama Bhabinkamtibmas Door to Door Bagikan Masker ke Warga

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Krakatau, Desa Karyawangi Bersama Bhabinkamtibmas Door to Door Bagikan Masker ke Warga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Forum PPPK PW Pandeglang Bersama PPPK Se-Indonesia Perjuangkan Kepastian Status PPPK Penuh Waktu

Forum PPPK PW Pandeglang Bersama PPPK Se-Indonesia Perjuangkan Kepastian Status PPPK Penuh Waktu

August 24, 2026
Pererat Sinergitas Yonif TP 840/GS dan Brimob Polda Banten Batalyon C Panggarangan Gelar Olah Raga Bersama

Pererat Sinergitas Yonif TP 840/GS dan Brimob Polda Banten Batalyon C Panggarangan Gelar Olah Raga Bersama

June 19, 2026
Ucapan Syukur pemuda Atas kemenangan, Muhammad Salahuddin Menjadi Kepala Desa darmasari PAW tahun 2026

Ucapan Syukur pemuda Atas kemenangan, Muhammad Salahuddin Menjadi Kepala Desa darmasari PAW tahun 2026

May 19, 2026
Puluhan Kepala Sekolah di Kecamatan Cilograng Masuki Masa Purna Bakti, Dedikasi Puluhan Tahun Tinggalkan Jejak Pengabdian

Puluhan Kepala Sekolah di Kecamatan Cilograng Masuki Masa Purna Bakti, Dedikasi Puluhan Tahun Tinggalkan Jejak Pengabdian

May 16, 2026
Warga Antusias Berikan Dukungan dan Bantuan Logistik, Rencana Aksi Demo Warga Desa Patia

Warga Antusias Berikan Dukungan dan Bantuan Logistik, Rencana Aksi Demo Warga Desa Patia

May 15, 2026

EDITOR'S PICK

Ketum DPP PERPAM Angkat Bicara, Desak Aparat Usut Tuntas Oknum yang Diduga Adu Domba Ormas, LSM, Pers dan Dunia Pendidikan di Lebak

Ketum DPP PERPAM Angkat Bicara, Desak Aparat Usut Tuntas Oknum yang Diduga Adu Domba Ormas, LSM, Pers dan Dunia Pendidikan di Lebak

September 11, 2026
Karhutla Riau: Menhut Raja Antoni Pastikan Api Dipadamkan, Dampak Sosial dan Kesehatan Warga Ditangani

Karhutla Riau: Menhut Raja Antoni Pastikan Api Dipadamkan, Dampak Sosial dan Kesehatan Warga Ditangani

August 28, 2026
Progres TMMD Ke-129 TA 2026 Rehab RTLH di Kampung Sesor Wujud Nyata Kepedulian TNI

Progres TMMD Ke-129 TA 2026 Rehab RTLH di Kampung Sesor Wujud Nyata Kepedulian TNI

July 16, 2026
SPBU Sumarorong Disorot, Dugaan Solar Subsidi Dijual Rp14 Ribu dan Disebut Mengalir ke Gudang Penampungan

SPBU Sumarorong Disorot, Dugaan Solar Subsidi Dijual Rp14 Ribu dan Disebut Mengalir ke Gudang Penampungan

September 26, 2026
BERBAGI INFO NASIONAL

© 2026 Berbagi Info Nasional | Website by Did-IT Digital Solution

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Entertainment
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Mancanegara
  • Politik
  • Olahraga

© 2026 Berbagi Info Nasional | Website by Did-IT Digital Solution

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In