BINews.id, BOGOR — Kedai Classic Steam hadir membawa konsep berbeda dengan memadukan cita rasa kopi khas Bogor, nuansa klasik, komunitas otomotif, hingga kegiatan edukasi dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat.
Berlokasi di Jalan Gunung Pancar Nomor 18, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kedai Classic Steam mengusung slogan “Cita Rasa Legendaris, Hangat Sejak Dulu.”
Kedai yang dimiliki oleh Irma Oktavia ini menawarkan pengalaman menikmati kopi dengan racikan tradisional, cita rasa autentik, serta suasana bernuansa tempo dulu. Konsep tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pencinta kopi, penggemar kendaraan klasik, komunitas otomotif, maupun masyarakat yang ingin bersilaturahmi dan berdiskusi dalam suasana santai.
Sejumlah menu unggulan turut diperkenalkan, di antaranya Kopi Tubruk Classic, Kopi Susu Bogor, Kopi Hitam Steam, dan Kopi Aren Spesial.
Menu tersebut menjadi bagian dari upaya Kedai Classic Steam dalam memperkenalkan kekayaan dan karakter cita rasa kopi khas Bogor kepada masyarakat yang lebih luas.
Tidak hanya menyajikan berbagai pilihan kopi, Kedai Classic Steam juga mengangkat perjalanan sejumlah merek yang dikenal sebagai legenda kopi Bogor, seperti Kopi Bah Sipit Cap Kacamata, Kopi Liong Bulan, Kopi Cap Teko, dan Kopi Cap Oplet.
Unsur sejarah tersebut dihadirkan untuk memperkuat identitas kedai sebagai ruang yang menghargai tradisi, budaya, serta perjalanan panjang usaha kopi lokal.
Keunikan lain yang menjadi daya tarik Kedai Classic Steam adalah keterlibatannya dalam program TIKUM atau Touring Informasi Hukum, sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh Bikers Advocate Indonesia Chapter Bogor Raya.
Program tersebut memadukan semangat komunitas bikers dengan kegiatan penyampaian informasi, edukasi, serta konsultasi hukum kepada masyarakat.
Melalui program TIKUM, Kedai Classic Steam menjadi salah satu ruang berkumpul bagi para advokat pencinta motor sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan konsultasi hukum secara gratis.
Masyarakat dapat berdiskusi dan memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan hukum dalam suasana yang santai, terbuka, serta lebih mudah dijangkau.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa kedai kopi tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang interaksi sosial, pertukaran informasi, edukasi hukum, serta penguatan solidaritas antarkomunitas.
Selain itu, Kedai Classic Steam diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul bagi para pencinta kendaraan klasik untuk berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai dunia otomotif, serta membangun jaringan dan kebersamaan antarkomunitas.
Nuansa klasik yang dihadirkan menjadi simbol pertemuan antara sejarah kopi Bogor, budaya otomotif, dan semangat pengabdian profesi hukum kepada masyarakat.
Owner Kedai Classic Steam, Irma Oktavia, mengatakan bahwa kehadiran kedai tersebut tidak semata-mata berorientasi pada usaha kuliner, tetapi juga diarahkan menjadi ruang yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berbagai komunitas.
“Kami ingin Kedai Classic Steam menjadi tempat yang nyaman untuk menikmati kopi khas Bogor, bersilaturahmi, berbagi informasi, serta menjadi ruang kegiatan positif bagi masyarakat dan komunitas,” ujar Irma.
Dengan semangat “Hangat, Nikmat, Berkarakter,” Kedai Classic Steam mengajak masyarakat untuk datang menikmati sensasi kopi khas Bogor sambil bersilaturahmi, berdiskusi, menikmati nuansa kendaraan klasik, serta memperoleh informasi hukum yang bermanfaat.
Kehadiran Kedai Classic Steam diharapkan mampu mendukung promosi produk kopi lokal, memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif, mengembangkan kegiatan komunitas, serta menghadirkan pendekatan baru dalam memberikan edukasi dan konsultasi hukum kepada masyarakat.
Informasi Kedai Classic Steam:
Nama: Kedai Classic Steam
Owner: Irma Oktavia
Alamat: Jalan Gunung Pancar Nomor 18, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor
Program: TIKUM — Touring Informasi Hukum
Komunitas: Bikers Advocate Indonesia Chapter Bogor Raya
Layanan: Kopi khas Bogor, ruang berkumpul komunitas, kegiatan otomotif, edukasi, dan konsultasi hukum gratis.
(Redaksi)
















