BINews.id, JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., memperkuat komunikasi dan sinergi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat melalui silaturahmi bersama jajaran Perjuangan Walisongo Laskar Sabilillah (PWI-LS) DKI Jakarta.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat PWI-LS DKI Jakarta, Jalan Rorotan 3, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (6/8/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Alrasyidin Fajri didampingi jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka diterima Ketua PWI-LS DKI Jakarta KH. Ahmad Muklis Fadil bersama jajaran pengurus.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan jajaran PWI-LS DKI Jakarta yang telah menerima kunjungan sekaligus membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Alrasyidin Fajri.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PWI-LS DKI Jakarta untuk bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Menurutnya, setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sebaiknya dikomunikasikan dan diselesaikan melalui dialog serta koordinasi dengan pihak terkait.
“Kami mengajak seluruh elemen PWI-LS untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Jangan mudah terprovokasi oleh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila terdapat persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan melalui dialog serta koordinasi yang baik,” tegasnya.
AKBP Alrasyidin menilai keterbukaan komunikasi antara kepolisian dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.
Ia pun mengimbau agar setiap aspirasi maupun persoalan yang berkembang dapat disampaikan melalui mekanisme yang baik dengan mengedepankan musyawarah, dialog, dan koordinasi bersama kepolisian maupun instansi terkait.
“Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan di Pelabuhan Tanjung Priok nantinya dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh suasana persaudaraan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Selain membahas situasi Kamtibmas, pertemuan juga diisi dengan ramah tamah dan makan bersama. Jajaran PWI-LS DKI Jakarta turut menyampaikan berbagai aspirasi serta perkembangan dan dinamika yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang bagi jajaran kepolisian untuk mendengar aspirasi masyarakat melalui para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Menjelang akhir kegiatan, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada jajaran PWI-LS DKI Jakarta.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
“Sinergitas antara Polri dan masyarakat harus terus kita rawat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini,” kata AKBP Alrasyidin.
Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan PWI-LS DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter: Edo
















