BINews.Lebak Banten – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai acara purna bakti sejumlah kepala sekolah di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak. Sabtu , 16/5/2026.
Setelah puluhan tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan, para kepala sekolah akhirnya resmi memasuki masa pensiun dengan meninggalkan berbagai capaian dan dedikasi bagi kemajuan pendidikan di wilayah selatan Lebak, Acara tersebut dilaksanakan di pantai Citarate Desa Cireunde kecamatan Cilograng kabupaten Lebak Banten.
Dalam sambutannya, sejumlah pihak menyampaikan apresiasi atas pengabdian para kepala sekolah yang dinilai telah menjadi garda terdepan dalam membangun kualitas pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.
Salah satu perwakilan guru menyebut, para kepala sekolah yang memasuki masa purna bakti bukan hanya sekadar pemimpin di lingkungan sekolah, namun juga sosok pembina dan teladan bagi tenaga pendidik maupun siswa.
“Pengabdian mereka tidak bisa dinilai hanya dari lamanya masa kerja, tetapi dari dedikasi dan perjuangan dalam mencetak generasi penerus bangsa di Kecamatan Cilograng,” ujarnya.
Acara pelepasan purna bakti yang digelar secara sederhana namun penuh makna tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Cilograng,Camat Cilograng , , Kapolsek Cilograng beserta jajarannya, untuk para guru, pengawas pendidikan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan wali murid.
Selama menjabat, para kepala sekolah tersebut diketahui aktif mendorong peningkatan disiplin pendidikan, pembangunan sarana sekolah, hingga memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Tidak sedikit dari mereka yang harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga kondisi geografis wilayah yang cukup sulit dijangkau.
Sementara itu, perwakilan Korwil Pendidikan Kecamatan Cilograng menyampaikan bahwa purna bakti bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk tetap berkontribusi di tengah masyarakat melalui pengalaman dan ilmu yang dimiliki.
“Jasa para kepala sekolah ini akan selalu dikenang. Dunia pendidikan di Cilograng tentu memiliki hutang moral atas dedikasi yang telah mereka berikan selama bertahun-tahun,” katanya.
Acara ditutup dengan pemberian cinderamata, penyerahan piagam penghargaan, serta sesi foto bersama yang diwarnai suasana emosional. Sejumlah guru dan tamu undangan tampak menitikkan air mata sebagai bentuk penghormatan atas kebersamaan dan perjuangan yang telah dilalui bersama para kepala sekolah yang kini memasuki masa purna bakti.
( Hen* tim )
















