BINews.id, JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan JJOS Patroli Cipta Kondisi sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Rabu (26/8/2026) dini hari.
Kegiatan patroli dipimpin Kapolsubsektor Pelni Polres Pelabuhan Tanjung Priok, IPTU Ramli Wabula, dengan melibatkan 15 personel serta didukung empat unit kendaraan dinas Polri.
Sejumlah titik menjadi sasaran patroli, di antaranya kawasan PLTU Indonesia Power, Pelabuhan Inggom, Terminal Penumpang Nusantara, hingga kawasan JICT 1.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan petugas keamanan di sejumlah objek vital dan kawasan pelabuhan.
Petugas memberikan imbauan agar security meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat menjalankan tugas pada malam hingga dini hari. Selain itu, petugas keamanan diminta melakukan pemeriksaan rutin terhadap tamu maupun kendaraan, menghindari tindakan kekerasan dalam menangani persoalan, serta mengutamakan pendekatan persuasif.
“Kami mengimbau seluruh petugas keamanan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak bekerja sendirian. Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si.
Selain menyambangi petugas keamanan, personel juga berdialog dengan para pengemudi trailer. Dalam kesempatan tersebut, pengemudi diingatkan untuk selalu mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan tetap laik jalan sebelum beroperasi.
Para pengemudi juga diimbau tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk serta memastikan muatan yang dibawa tidak melebihi kapasitas kendaraan.
“Keselamatan merupakan hal utama. Kami mengingatkan para pengemudi trailer agar tidak memaksakan berkendara ketika lelah atau mengantuk, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan muatan sesuai dengan kapasitas kendaraan,” jelasnya.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan razia stasioner terhadap kendaraan roda dua dan roda empat di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok.
Pemeriksaan dilakukan secara selektif, humanis, dan profesional dengan menyasar kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengendara, serta barang bawaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah berbagai potensi tindak pidana, termasuk pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), maupun masuknya barang-barang berbahaya dan ilegal ke wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Selain pemeriksaan kendaraan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan, menaati peraturan lalu lintas, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau keadaan yang mencurigakan.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menciptakan rasa aman sekaligus menjaga stabilitas keamanan di kawasan pelabuhan yang memiliki tingkat aktivitas dan mobilitas kendaraan cukup tinggi.
“Kegiatan patroli cipta kondisi ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan, khususnya di kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan yang tinggi,” tegas AKBP Alrasyidin Fajri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok terpantau aman, kondusif, dan terkendali.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga mengajak seluruh elemen masyarakat, petugas keamanan, serta para pelaku usaha di kawasan pelabuhan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter: Edo Lembang
















