BINews.id, Lebak Banten – PLTMH Cikamunding PT.NKE diduga Kuasai Lahan perhutani Blok Talun Desa Girimukti kecamatan Cilograng kabupaten Lebak Provinsi Banten jadi sorotan tajam publik.
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) Cikamunding di Kecamatan Cilograng, Lebak, merupakan Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan oleh PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (PT NKE). Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
Proyek strategis nasional Pembangkit Listrik Tenaga Hidromini (PLTMH) Cikamunding Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak. Diduga PT Nusa Kontruksi Enjenering (NKE) Kontraktor Pelaksana pembangunan nya menguasai lahan Perum Perhutani
Aktivitas pengambilan Batu pecah , beserta mesin pemecah batu itu diduga menggunakan Lahan perhutani di blok Talun desa Girimukti kecamatan Cilograng, informasi ini disampaikan ke Awak media via WhatsApp Tlpn namun namanya tidak ingin disebut kan Terkait diduga PT.NKE kuasai Lahan perhutani
Menjelaskan via chat WhatsApp
Benar tesalah
Di blok Talun Sekitar 300 Meter mulai dari lokasi mesin pencacah sampai Bendungan itu Lahan perhutani, Via tlpn WhatsApp pukul 18.45 , Minggu 24/05/2026
Tegasnya.
Tim melanjutkan penelusuran Terkait Adanya Tusi Rp. 3000 per kubik dari PT. NKE enjenering ke desa Girimukti
Bertemu dengan Carik ata dikantor desa Girimukti melakukan Wawancara khusus
Mengatakan
Tidak pernah ada masuk Uang ke kas desa Girimukti mulai dari awal sampai hari ini, dengan Tegas terkait Tusi Rp. 3.000 dari PT. NKE
Menurut sumber Saat di konfirmasi di rumah nya ( kamis , 28/Mei/2026) pukul 10.38 wib.
pengajuan Pinjaman pake Lahan perhutani oleh PT. Gilang hidro ke kementerian kehutanan dan Lingkungan hidup total -+ 16.16 ha yang sampai Hari ini IPPKH nya belum di setujui dan belum keluar izin nya.Ucapnya
Perlu diketahui, menurut data Rilis Perhutani KPH Banten Lahan perhutani Ciherang selatan di desa Girimukti kecamatan Cilograng : 2.217,97 Ha
Humas PT. NKE Riki saat dikonfirmasi via WhatsApp chat menjawab
Ok sudah diteruskan dan lagi dibahas.
Sampai berita ini diterbitkan Redaksi dan Tim masih mencoba berusaha memberikan Hak jawab ke BKPH Bayah dan KRPH yang seolah-olah saling lempar tanggung jawab saat dikonfirmasi demi berimbang nya pemberitaan.
( Redaksi/ Tim Pokja PWI Lebak selatan )
















