BINews.id, LEBAK — Komitmen Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, dalam menghidupkan kembali budaya gotong royong bersama masyarakat mendapat apresiasi dari warga. Salah satunya terlihat dalam kegiatan rehabilitasi akses jalan menuju Masjid Darussalam di Kampung Babakan RT 20/RW 02, Desa Sumberwaras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama warga dengan memperbaiki kondisi jalan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat menuju tempat ibadah.
Warga setempat, Aan Supratman (45), mengatakan kegiatan gotong royong tersebut berawal dari inisiatif warga yang kemudian disampaikan kepada Musa Weliansyah. Respons cepat diberikan dengan menurunkan tim untuk melakukan pengukuran serta menghitung kebutuhan material rehabilitasi jalan.
«“Baru beberapa hari lalu kami bersama warga berkeinginan merehab akses jalan ini. Kemudian saya menghubungi Pak Musa dan beliau langsung menugaskan tim untuk mengukur serta menghitung kebutuhan. Pak Musa itu dewan gercep (gerak cepat), dan inilah yang kami butuhkan,” ujar Aan, yang akrab disapa Aryo.»
Menurutnya, kehadiran wakil rakyat yang mau turun langsung bersama masyarakat menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan warga.
Sementara itu, Musa Weliansyah mengatakan budaya gotong royong merupakan nilai penting yang harus terus dipertahankan di tengah masyarakat. Menurutnya, gotong royong bukan hanya menyelesaikan persoalan secara bersama-sama, tetapi juga memperkuat persatuan dan rasa memiliki terhadap lingkungan.
«“Kebahagiaan saya ketika melihat warga kompak. Membangun akses jalan ini salah satu media untuk mengajak warga bergotong royong. Kegiatan seperti ini rutin saya lakukan di berbagai wilayah di Kabupaten Lebak,” kata Musa.»
Politikus PPP tersebut menegaskan, kegiatan itu juga menjadi bagian dari sinergitas antara masyarakat, legislator, dan pemerintah dalam merespons kebutuhan dasar warga, khususnya terkait akses infrastruktur.
Musa mengakui, perbaikan melalui swadaya dan gotong royong tentu belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan infrastruktur secara maksimal. Namun, menurutnya, langkah tersebut setidaknya dapat membantu mengurangi kesulitan masyarakat sembari menunggu penanganan pemerintah melalui program pembangunan.
«“Kita jangan hanya menunggu dibangun. Kalau kita mampu dengan gotong royong, ya kita lakukan. Pastinya ini tidak maksimal, tapi minimal bisa meminimalisir,” ujarnya.»
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Musa juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap tanah air.
Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong para pejuang.
«“Kemerdekaan yang kita raih merupakan hasil dari kebersamaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan dalam satu tujuan, yaitu merdeka dan bebas dari penjajahan. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan sesungguhnya sebagai bentuk rasa terima kasih atas karunia Allah SWT serta perjuangan para pahlawan kita,” pungkas Musa.»
Bagi warga, keterlibatan langsung wakil rakyat dalam kegiatan sosial seperti ini dinilai menjadi gambaran bahwa fungsi legislator tidak hanya berada di ruang rapat, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan ikut merasakan persoalan yang dihadapi warga.
(Red)
















