BINews.id, Pandeglang – Kurang ramahnya Para Guru SD Karyawangi I, Kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang Banten, dalam menerima Wartawan dalam tugas Kontrol sosialnya.
Berawal dari adanya murid bakal penerima manfaat program Makan Gizi Gratis (MBG), terkonfirmasi jumlah siswa baru.
Dalam tugasnya, salah satu media online, ingin mengkonfirmasi tentang sinkronisasi data penerima manfaat program Makan Gizi Gratis (MBG),” saat kami ingin melakukan tugas saya untuk, berkonfirmasi kepada kepala sekolah SDN Karyawangi, para guru terlihat acuh, dan memberikan muka yang di nilai tidak layak bagi Pendidik,” ungkap wartawan itu , Selasa , 14/07/2026.
Erde, juga mengatakan, pihaknya menjalankan tugas kejurnalistikanya tak lain, agar angka penerima manfaat jelas,” kami di tugaskan oleh pimpinan redaksi kami, agar dapat mengsingkornisasikan. Tapi penerimaan para guru, seperti bukan seorang pendidik dan tak mau di usik,” jelasnya.
Hal tersebut juga memicu komentar dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Generasi Muda Peduli Tanah Air (LSM Gempita) DPD Pandeglang M.Yaya.
Yaya juga mengatakan, atas kurangnya pro aktif pihak Sekolah tersebut,” kita semua tahu, tugas jurnalistik itu tidak sembarang. Jadi kami menilai pihak sekolah seperti alergi terhadap wartawan. Ini membuat kami ingin mendalami, ada apa sebenarnya. Sehingga dengan rekan media juga seperti tak senang dengan kedatangannya,” ujarnya kepada wartawan.
Pihaknya akan coba telusuri terkait penerimaan BOSP tahun 2025,” tar sekalian kami akan telusuri juga, tentang bantuan BOSP nya. Apakah sesuai dan tidaknya, tar kami konfirmasi juga,” jelasnya.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Sekolah Dasar Negeri Karyawangi 1. Redaksi membuka ruang hak jawab guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik
(Rudi Cobra)
















