BINews.id, Lebak Banten Sabtu (20/06/2026) – Ruas jalan raya depan terminal Bayah di penuhi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang seakan ada pembiaran dari Penegak Perda atau Pamong Praja Kecamatan Bayah dan diduga ada oknum-oknum yang mengkoordinir dan memungut retribusi (Pungli).
Dugaan pungli terhadap para PKL depan terminal Bayah menurut informasi warga sekitar dilakukan oleh Pengurus Paguyuban Ojeg Bayah (POBA) yang berinisial S.
Untuk mencari kebenaran informasi, tim redaksi pada Jumat (19/06/2026), sekira pukul 09.00 Wib, melakukan konfirmasi via Whats App kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas perhubungan Darat (Kadishub) Kabupaten Lebak Provinsi Banten, mengatakan.
“Hasil investigasi dilapangan yang masuk ke saya tadi malam, lapak-lapak PKL didepan Terminal Bayah itu dikoordinir oleh Ketua POBA, diketahui pihak Kecamatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” terang Plt Kadishub Lebak.
Kemudian, tim redaksi menemui inisial S Ketua POBA untuk dikonfirmasi langsung dan mengungkapkan, bahwa retribusi atau diduga pungli yang didapat setiap bulan dibagikan ke tiga (3) pihak.
“Untuk pembagian hasil (pungli) di bagi tiga (3), ke pihak Kecamatan Bayah, oknum kepala terminal dan Poba selaku pengkoordinir,” kata ‘S.
“Ini sudah lama terjadi praktek seperti ini, per PKL atau lapak membayar sebesar Rp 10.000 perhari dan PKL yang menetap ada delapan (delapan) dan pembayaran nya diambil bulanan,” ungkap ‘S.
Sambung inisial ‘S, “Mantri Polisi (MP) Satpol PP Kecamatan Bayah meminta uang sebesar Rp 500.000, saat acara perpisahan Camat Bayah. Kadang saat MP berinisial D meninjau terminal Bayah paling saya beri rokok dan kopi atau ngasih ala kadarnya,” ujar Ketua POBA.
Saat dikonfirmasi Tim Redaksi, Manteri Pamong Praja (MP) berinisial D, via telpon Whats App sekira pukul 09.14 Wib, Sabtu (20/06), mengatakan
“Belum bisa memberikan keterangan apa-apa dulu karena kejadian ini sudah lama terjadi nanti akan memanggil dulu pihak POBA dan belum kroscek dulu kelapangan, tunggu saja dulu,” dalih D selaku MP Bayah.
Seperti hari ini, Sabtu (20/06) sekira pukul 14.25 Wib, hasil pantauan tim PWI Pokja Lebak Selatan, tampak setengah ruas jalan raya depan terminal menjadi tempat parkir pembeli.
Masyarakat berharap ke pihak aparat penegak hukum, khususnya Inspektorat Lebak untuk mengungkap dan menindak tegas dugaan pungli yang dilakukan oknum kepada para pedagang kaki lima yang berdagang di badan jalan depan Terminal Bayah.
(Tim Media)
















