BINews.id, JAKARTA UTARA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Soft Launching Terminal 2 Petikemas Pelabuhan Tanjung Priok yang digelar oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Terminal 2 Petikemas, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tersebut menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kapasitas, produktivitas, dan kualitas pelayanan kepelabuhanan nasional guna mendukung efisiensi rantai logistik Indonesia.
Soft launching dihadiri jajaran direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero), pimpinan instansi pemerintah, Otoritas Pelabuhan, perwakilan Bea Cukai, Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, pelaku usaha pelayaran, asosiasi logistik, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor maritim.
Turut hadir Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar, Wakil Direktur Utama Drajat Sulistyo, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra, Direktur Utama PT IPC Terminal Petikemas Guna Mulyana, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., serta para pejabat dari instansi terkait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pemutaran video perjalanan pembangunan atau Project Journey, serta penyampaian laporan kesiapan operasional Terminal 2 Petikemas oleh Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa keberhasilan pengoperasian pelabuhan tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh instansi serta pemangku kepentingan.
“Ekosistem pelabuhan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan seluruh instansi dan stakeholder terkait. Setelah saya meninjau langsung pembangunan Terminal 2 Petikemas pada 21 Juli 2026, saya mengapresiasi PT Nindya Karya yang telah menyelesaikan pembangunan sehingga soft launching dapat terlaksana hari ini,” ujar Achmad.
Ia berharap seluruh kelengkapan dan kebutuhan operasional kepelabuhanan dapat segera dipenuhi agar pelayanan kepada pengguna jasa dan pelanggan berjalan secara optimal.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Angkutan Laut, Wim Pondang Parulian Hutajulu, menyampaikan bahwa pengoperasian Terminal 2 Petikemas diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengurai kepadatan arus logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
“Terminal 2 Petikemas yang dikelola PT Pelindo diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus logistik. Selama ini terdapat beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan, khususnya pada aktivitas operasional perusahaan pelayaran. Namun, kini telah disiapkan buffer area sebagai salah satu solusi untuk mengurai kepadatan,” ungkapnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi seremonial berupa pembunyian sirene, pengoperasian peralatan bongkar muat petikemas, serta demonstrasi pelayanan kapal yang tengah bersandar di dermaga.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, doa bersama, foto bersama, prosesi pemecahan kendi di area dermaga sebagai simbol dimulainya operasional Terminal 2 Petikemas, peninjauan fasilitas terminal, hingga ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.
Soft Launching Terminal 2 Petikemas merupakan bagian dari kesiapan operasional kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang terintegrasi dalam mendukung pengembangan konsep Pelabuhan Indonesia National Pendulum.
Dengan hadirnya terminal baru tersebut, diharapkan produktivitas pelayanan petikemas semakin meningkat, arus distribusi barang menjadi lebih cepat dan efisien, daya saing pelabuhan nasional semakin kuat, serta mampu memberikan kontribusi terhadap upaya penurunan biaya logistik nasional.
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter: Edo














