BINews.id, LEBAK — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53, DPD KNPI Kabupaten Lebak bersama DPK KNPI Kecamatan Banjarsari tidak sekadar menggelar seremoni. Momentum bertambahnya usia organisasi kepemudaan tersebut dimaknai dengan doa dan dzikir bersama sebagai ikhtiar memperkuat persatuan, kebersamaan, serta komitmen pengabdian pemuda.
Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPK KNPI Kecamatan Banjarsari, Sabtu (25/7/2026) malam, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut melibatkan Majelis Dzikir Manakib dan dihadiri jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Lebak, pengurus DPK KNPI Banjarsari, unsur Forkopimcam Banjarsari, serta jamaah Majelis Dzikir Manakib.
Peringatan HUT KNPI ke-53 menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan organisasi sekaligus memperkuat peran pemuda di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak, Cucu Komarudin, menegaskan bahwa perjalanan KNPI selama 53 tahun harus menjadi energi bagi pemuda untuk tidak berhenti berkarya dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
«“Memperingati HUT KNPI bukan hanya tentang mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh pemuda agar terus bersatu, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Doa dan dzikir bersama ini menjadi ikhtiar spiritual agar KNPI senantiasa diberikan keberkahan dan mampu menjalankan amanah sebagai wadah berhimpunnya para pemuda,” ujar Cucu Komarudin.»
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. KNPI harus mampu menjadi ruang konsolidasi, kolaborasi, dan pengabdian yang melahirkan gagasan serta gerakan nyata di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPK KNPI Kecamatan Banjarsari, Hapidz Usman, menyebut peringatan HUT KNPI ke-53 sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
«“Kami ingin HUT KNPI ke-53 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan. Pemuda harus memiliki keseimbangan antara semangat berkarya dengan nilai-nilai spiritual. Dengan doa dan dzikir bersama, kami berharap KNPI semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi generasi muda,” kata Hapidz Usman.»
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa dan dzikir bersama yang dipimpin Majelis Dzikir Manakib. Dalam suasana khidmat, para peserta memanjatkan doa untuk kemajuan KNPI, Kabupaten Lebak, serta bangsa dan negara.
Rasa syukur kemudian diwujudkan melalui pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak bersama Ketua DPK KNPI Kecamatan Banjarsari. Prosesi tersebut menjadi simbol harapan agar KNPI semakin solid, matang dalam berorganisasi, dan mampu menjawab tantangan kepemudaan di masa depan.
Acara ditutup dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban. Suasana tersebut memperlihatkan kuatnya semangat silaturahmi dan kebersamaan antara unsur kepemudaan, pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat.
Memasuki usia ke-53, DPD KNPI Kabupaten Lebak bersama DPK KNPI Kecamatan Banjarsari menegaskan komitmen untuk terus memperkuat peran pemuda sebagai kekuatan sosial yang religius, produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Bagi KNPI Lebak, bertambahnya usia organisasi bukan sekadar perayaan. Ini adalah momentum untuk memperkuat persatuan, memperluas kolaborasi, dan memastikan pemuda tetap hadir sebagai bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Lebak.
(Redaksi/Tim media)
















